7 Alasan Mengapa Kalian Harus Belajar Bahasa Inggris Di Kampung Inggris Pare

7 Hal yang Kamu Tidak Bakalan Dapatkan di Tempat Kursus Bahasa Inggris Manapun Kecuali Kampung Inggris - Pare

Flip Pare - Meskipun Bahasa Inggris belum menjadi second language di Indonesia, namun sepertinya tanpa mengetahui bahasa Inggris sepertinya segalanya menjadi sulit, terlebih dalam mempersiapkan diri dalam menghadapi persaingan Global seperti MEA. Hasilnya ada banyak orang yang berbondong bondong belajar bahasa Inggris.

Meskipun keadaan Geografis Indonesia, namun ternyata letak yang terpencil di Kecamatan Pare, Kediri tidak membuat kampung Inggris sunyi bahkan menjadi semakin ramai di kunjungi oleh pelajar baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Kira-kira apa alasan mereka datang jauh-jauh ke ke Pare untuk belajar bahasa Inggris?

kursus kampung inggris di pare biaya kursus IELTS

1. Harga Terjangkau

Harga official test IELTS cukup mahal bila dibandingkan dengan tes kemampuan Bahasa Inggris lain semisal TOEFL, maka tidak heran kalau harga program Preparation IELTS di berbagai Lembaga kursusan besar di Indonesia juga mematok harga yang lumayan tinggi. Beruntungnya, hal ini tidak berlaku di Kampung Inggris Pare. 

Di pare terdapat kurang lebih 300 kursusan Bahasa, mulai dari Bahasa Inggris, Arab, Mandarin, Jepang, dan Korea, baik yang resmi terdaftar sebagai Lembaga Pelatihan/Lembaga Kursus ataupun yang belum.

Dengan berbagai kursusan yang ada, sudah menjadi image Kampung Inggris kalau belajar Bahasa Bahasa, utamanya Bahasa Inggris itu gak mahal, begitupun untuk IELTS. Berbagai kursusan maupun private IELTS yang ada mematok harga yang sangat terjangkau untuk program IELTS, dengan durasi belajar dan level belajar yang juga disesuaikan dengan target dan kebutuhan pebelajar. Jadi, kalau mau belajar IELTS dengan budget sederhana, ayo ke Kampung Inggris.

Kursus Promo IELTS bergaransi : Flip Pare

2. Pilihan kursus

Umumnya pemain besar kursusan IELTS di berbagai kota di Indonesia yah itu-itu aja, dan mereka jugalah penyelenggara real test IELTS. Sementara itu di Pare, jumlah kursusan selalu bertambah. Dulu cuma ada beberapa Bahasa Inggris di Pare yang menyediakan program IELTS, tapi sekarang jumlahnya juga makin banyak. Yah tentu saja ada penggemar masing-masing kursusan tersebut, tak jarang pula ada #IELTSWarriors yang menghabiskan waktunya mencoba semua kursusan IELTS di Pare. 

Dengan berbagai pilihan kursusan yang ada, mereka yang ingin belajar IELTS mesti jeli memilih kursusan mana yang system atau cara pengajarannya cocok dengan mereka. Tapi mencoba banyak kursusan juga gak masalah sih, karena kembali ke harga kursusan yang terjangkau.

3. Atmosfir belajar

Kota Yogya terkenal akan kota pelajar, demikian pun Kampung Inggris yang terkenal dengan ribuan pendatang dari berbagai tempat di Indonesia yang ingin belajar Bahasa Inggris. Tak jarang, ada pula pebelajar dari luar negeri seperti Malaysia, Thailand, bahkan Arab Saudi. 

Kampung Inggris sudah jadi magnet bagi mereka yang benar-benar ingin meninggalkan rutinitasnya untuk fokus belajar Bahasa. Ada yang ambil cuti kerja, baru saja lulus S1, atau bahkan lulusan SMA dan anak sekolahan yang ingin berlibur sambil belajar. Dengan rerata 5000 orang yang memasuki Kampung Inggris tiap bulannya, bisa dibayangkan betapa ramai tempat ini dengan pebelajar. 

Plus, hampir tiap bangunan adalah kursusan atau camp, jadi sorak-sorai orang belajar sangat terasa. Banyak yang mengaku tidak bisa move-on dari suasana pare, suasana belajar dan ritme kehidupannya. Utamanya, mereka bisa merasa fokus belajar di pare, kecuali mereka yang tujuan utamanya memang bukan untuk belajar, tapi sekalian holiday, membunuh waktu, atau cari gebetan. Intinya suasana belajar di pare itu memorable ditambah makin banyak kenalan dan sahabat baru yang akan ditemui.

cara belajar mudah di kampung inggris pare paling murah

4. Posisi strategis buat ngurus2

Kebanyakan yang belajar IELTS adalah mereka yang ingin kuliah lagi. Enaknya Kampung Inggris adalah transportasi yang mudah dan murah kemana-mana untuk mengurus segala berkas atau persyaratan akademis yang dibutuhkan untuk apply kuliah maupun beasiswa. 

Urus passport misalnya, gak usah jauh-jauh, cukup berkendara sepeda motor kurang lebih 40 menit ke Kota Kediri. Mereka yang berasal dari kota yang jauh semisal Makassar, padang, Jambi, dsb, membawa berkas-berkas penting mereka ke Pare. Sehingga apply kuliah, cari LOA, sampai ikut workshop, seminar, dsb, bisa dilakukan dari Pare. 

5. Belajar intensif

Memutuskan belajar IELTS di Kampung Inggris berarti meninggalkan segala rutinitas kuliah atau kerja di kota asal untuk Fokus mendapatkan band IELTS yang cukup untuk kuliah lagi, promosi jabatan, ikut program WHV, atau pindah kewarganegaraan. Beruntungnya lagi, beberapa kursusan IELTS menawarkan jadwal belajar pagi sampai malam dengan proporsi jam istirahat yang sudah diatur sedemikian rupa sehingga pebelajar IELTS betul-betul belajar dengan intensif.

Ada juga yang tipe self-learner dan kurang bisa mengikut porsi belajar yang padat, tidak masalah, bisa private dan self-study selebihnya. Yah kalau ke Kampung Inggris, baiknya belajar IELTS dengan intensif untuk mengasah skill dengan effektif dan efisien. 

kursus di kampung inggria pare paling murah dan menjamin IELTS test band 6

6. Biaya hidup

Namanya pulau Jawa, yah jelas biaya hidup lebih murah dibandingkan dengan berbagai kota di kawasan Timur atau ujung Barat Indonesia, Jangan dibandingkan dengan Ibu Kota Negara -Jakarta- tentunya. Biaya makanan amat sangat terjangkau, masih ada tuh nasi pecel seharga 4 ribu atau 5 ribuan yang lumayan untuk mengenyangkan. Biaya kos atau camp juga lumayan menyelamatkan dompet, dengan kisaran 200-300 ribu rupiah , tergantung fasilitas yang dimau, bisa hidup tenang dengan akomodasi yang memadai. Ditambah biaya kursus nih, cukup lah 1 jutaan perbulan. 

Sayangnya nih, karena harga makanan, dan jajanan yang murah, banyak juga yang cenderung makan atau jajan berkali-kali. Ujung-ujungnya sama, habis banyak. Jadi mesti pandai-pandai mengatur keuangan yah, kembali lagi ke orangnya. Mending berhemat dan uangnya dipakai jalan-jalan ke berbagai tempat wisata di Jawa. 


7. Wisata Jawa-Bali

Sudah jadi kebiasaan banyak pelajar di Kampung Inggris untuk menghabiskan weekend dengan mengunjungi berbagai tempat wisata yang ada di Pulau Jawa atau Bali. Di Kediri sendiri, ada landmark yang menyerupai Arch de Triomphe di Paris sana, namanya Gumul. Ke Kampung Inggris belum lengkap rasanya bila belum berfoto di bangunan besar ini.

Bersepeda kurang lebih 10 Km, candi Surowono dan gua bekas masa kerajaan dulu bisa dijajali. Lalu ada Batu, Malang, bisa dikunjungi dengan bersepeda motor kurang lebih 3 jam, menyewa mobil, atau dengan travel, pilihan transportasi pun ada banyak. 

Kalau mau di list, banyak sekali pilihan tempat wisata yang bisa didatangi dan start point dari Pare, Banyuwangi; Pacitan, Baluran, Kawah Ijen, Kelud, dll. Check aja di google, berlimpah deh. Jadi habis fokus belajar, hari libur bisa dihabiskan dengan travelling dengan kawan-kawan baru. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages